DOWNLOAD DISINI
ATAU
KLIK DISINI
Read more: http://www.uzumaki-popey.com/2013/01/cara-membuat-blog-agar-tidak-bisa-di.html#ixzz2QmnmosON
blognya anak kesehatan
No
|
Diagnosa
|
Tujuan dan Kriteria hasil
|
Intervensi
|
1
|
Pola nafas
tidak efektif b.d penurunan ekspansi paru
|
Tujuan :
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 24 jam pola nafas berangsur efektif
NOC :
Respiratory
Status
Kriteria
Hasil :
1. Frekuensi pernafasan normal
2. Ekspansi dada optimal dan simetris
3. Bernafas mudah
4. Keadaan inspirasi
|
Respiratory
Monitoring
1. Monitor frekuensi, ritme dan
kedalaman pernafasan
2. Catat pergerakan dada, kesimetrisan,
penggunaan otot tambahan
3. Monitor pola nafas seperti,
bradipneu, takipneu, hiperventilasi
4. Auskultasi suara pernafasan
Oxygen
terapy
1. Pertahankan jalan nafas yang paten
2. Pertahankan posisi pasien dengan
kepala lebih tinggi
3. Siapkan peralatan oksigenasi
4. Monitor dan atur aliran oksigen
|
2
|
Konstipasi
b.d defek persyarafan terhadap aganglion usus
|
Tujuan :
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan 2 x 24 jam konstipasi berangsur teratasi
NOC :
Bowel
Elimination
Kriteria
Hasil :
1. Pola
eliminasi dalam batas normal
2. Warna
feses dalam batas normal
3. Bau feses
tidak menyengat
4. Konstipasi
tidak terjadi
5. Ada peningkatan pola eliminasi yang lebih baik
|
Bowel
Irigation
1. Tetapkan alasan tindakan
membersihkan saluran pencernaan
2. Pilih pemberian enema yang tepat
3. Jelaskan prosedur pada pasien
4. Monitor efek samping dari tindakan
pengobatan
5. Catat perkembangan baik
6. Observasi tanda vital dan bising
usus setiap 2 jam sekali
7. Observasi pengeluaran
feces per rektal – bentuk, konsistensi, jumlah
8. Konsultasikan dengan dokter
rencana pembedahan
|
3
|
Resiko
nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d mual muntah
|
Tujuan :
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan 1 x 24 jam mual muntah dapat teratasi sehingga
resiko tidak terjadi
NOC :
Status
Nutrisi
Kriteria
Hasil :
1. Berat badan pasien sesuai umur
2. Stamina
3. Tenaga
4. Kekuatan menggenggam
5. Penyembuhan jaringan
6. Daya tahan tubuh
7. Konjungtiva tidak anemis
8. Pertumbuhan
|
Management
Nutrisi
1. Kaji riwayat makanan yang biasa
dimakan dan kebiasaan makan
2. Timbang berat badan
3. Anjurkan ibu untuk tetap
memberikan asi rutin
4. Kolaborasikan dengan ahli gizi
untuk menentukan jumlah kalori dan nutrisi yang dibutuhkan
Monitoring
Nutrisi
1. Monitor turgor kulit
2. Monitor mual dan muntah
3. Monitor intake nutrisi
4. Monitor pertumbuhan dan
perkembangan anak
|
4
|
Resiko
kekurangan volume cairan b.d muntah dan pemasukan terbatas karena mual
|
Tujuan :
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan 1 x 24 jam resiko kekurangan cairan dapat
diatasi
NOC :
Fluid balaKriteria
Hasil :
1. Keseimbangan intake dan out put 24
jam
2. Berat badan stabil
3. Mata tidak cekung
4. Membran mukosa lembab
5. Kelembaban kulit normal
|
NIC :
Fluid
Management
1. Timbang popok jika diperlukan
2. Pertahankan intake dan output yang
akurat
3. Monitor status hidrasi
4. Monitor vital sign
5. Kolaborasikan pemberian cairan IV
6. Dorong masukan oral seperti ASI
|
5
|
Nyeri b.d
insisi pembedahan
|
Tujuan :
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan 4 x 24 jam nyeri berangsur teratasi
NOC :
Pain Level
Kriteria
Hasil :
1. Mengenali faktor dan penyebab
nyeri
2. Menggunakan metode pencegahan
nyeri
3. Mengenali gejala nyeri
|
NIC :
Pain
Management
1. Kaji secara komprehensif tentang
nyeri meliputi : lokasi , karakteristik dan onset, durasi, frekuensi,
kualitas, intensitas atau beratnya nyeri dan faktor – faktor presipitasi
2. Observasi isyarat – isyarat non
verbal dari ketidaknyamanan, khususnya dalam ketidakmampuan untuk komunikasi
secara efektif
3. Gunakan komunikasi terapeutik agar
pasien dapat mengekspresikan nyeri
4. Kontrol faktor – faktor lingkungan
yang dapat mempengaruhi respon pasien terhadap ketidaknyamanan (ex :
temperatur ruangan , penyinaran)
5. Ajarkan penggunaan teknik
nonfarmakologi (misalnya : relaksasi, guided imagery, distraksi, terapi
bermain, terapi aktivitas)
Analgetik
Administration
1. Tentukan lokasi, karakteristik,
kualitas, dan derajat nyeri sebelum pemberian obat.
2. Cek instruksi dokter tentang jenis
obat, dosis dan frekuensi
3. Pilih analgetik yang diperlukan /
kombinasi dari analgetik ketika pemberian lebih dari satu.
4. Tentukan pilihan analgetik
tergantung tipe dan beratnya nyeri.
|
6
|
Resiko
infeksi b.d insisi luka post operasi dan imunitas menurun
|
Tujuan :
Setelah
dilakukan tindakan keperawatan selama proses keperawatan resiko infeksi dapat
teratasi dan luka sembuh sempurna
NOC :
Imune
Status
Kriteria
Hasil :
1. Pasien bebas dari gejala infeksi
2. Mengetahui proses penularan
penyakit
3. Menunjukan kemampuan untuk
mencegah timbulnya infeksi
4. Menunjukan perilaku hidup sehat
|
NIC :
Infection
Protection
1. Monitor tanda gejala infeksi
sistemik dan lokal
2. Monitor kerentanan terhadap
infeksi
3. Inspeksi kulit dan membran mukosa
terhadap kemerahan, panas dan drainase
4. Inspeksi kondisi luka / insisi
bedah
5. Dorong masukan nutrisi yang cukup
6. Anjurkan banyak istirahat
|
7
|
Cemas
keluarga b.d kurang pengetahuan keluarga mengenai pengobatan dan perawatan
luka
|
Tujuan :
setelah
dilakukan tindakan keperawatan 1 x 24 jam, kecemsan keluarga berkurang dan
termotivasi untuk membentu merawat an Kagar cepat sembuh serta dapat merawat
di rumah.
Kriteria
Hasil :
1. Keluarga klien mampu mengungkapkan
kecemasan
2. Keluarga klien mengungkapkan
keinginan belajar ikut merawat klien
3. Keluarga klien memahami tujuan
pengobatan dan perawatan klien
4. Keluarga klien mampu melakukan
perawatan dirumah.
|
1. Bina hubungan saling percaya
2. Berikan kesempatan keluarga klien
untuk mengungkapkan keinginan dan harapan
3. Pertahankan kondisi senyaman
mungkin
4. Berikan penjelasan mengenai
prosedur pengobatan, perawatan
5. Berikan penjelasan, pelatihan
bagaimana perawatan klien dirumah dari perawatan kolostomi, menjaga
kebersihan, dan Diit tepat pada An K
|